Skip to content

Sistem Tiga Bintang Menawarkan Kehidupan

4 February 2012

Pernahkah membayangkan hidup di sebuah planet dimana ada tiga bintang? Di masa depan, mimpi itu mungkin akan jadi kenyataan. Astronom baru saja menemukan planet layak huni di sistem tiga bintang.

Ilustrasi sistem tiga bintang tempat planet GJ667Cc terdapat.

Ilustrasi sistem tiga bintang tempat planet GJ667Cc terdapat. (Kompas.com)

Apa asyiknya hidup di sana? Penghuni planet tersebut bisa menikmati fajar dan senja dengan tiga bintang. Pemandangan di pantai planet itu, jika ada, akan jauh berbeda dengan di Bumi. Mungkin saja, dunia itu lebih terang dari dunia kita.

Planet yang ditemukan bernama GJ 667Cc. Planet itu mengorbit bintang kerdil redup berjarak 22 tahun cahaya atau 208.136.070.396.777,6 Km (1 Tahun Cahaya = 9.460.730.472.580,8 KM). Sementara, bintang kerdil ini pun mengorbit dua bintang serupa Matahari yang ada pada jarak Matahari-Pluto dari GJ 667Cc.

Astronom mengatakan bahwa planet ini adalah salah satu yang paling mendukung kehidupan. “Planet ini ada pas pada zona layak huni, kasarnya ada di tempat seperti Bumi ada di Tata Surya,” kata Guilem Anglada-Escude dari Universitas Gottingen, Jerman.

“Planet ini adalah kandidat terbaik untuk mendukung adanya air dalam bentuk cair dan mungkin kehidupan seperti yang kita tahu sekarang,” tambah Anglada-Escude seperti dikutip BBC, Kamis (2/2/2012).

GJ667Cc sebenarnya berjarak dekat dengan bintang utamanya, GJ667C. Namun, karena bintang utamanya lebih dingin daripada Matahari, maka diperkirakan GJ667Cc memiliki suhu sama dengan Bumi.

Planet yang ditemukan masuk dalam kategori super-Bumi, dengan massa 4,5 kali massa Bumi. Planet ini mengorbit bintangnya dalam waktu 28 hari. Jadi, satu tahun di planet ini sama dengan lama bulan Februari di Bumi.

Penemuan ini mengejutkan para ilmuwan. Pasalnya, sistem bintang tempat ditemukannya planet ini miskin elemen berat seperti besi, karbon dan silikon. Penemuan ini membuktikan bahwa planet layak huni bisa ditemukan di tempat yang jauh di luar dugaan.

Berdasarkan publikasi New Scientist, Kamis, selain memiliki GC667Cc, bintang kerdil GC667C diduga juga memiliki 2 planet lain yang ada di luar zona layak huni, masing-masing mengorbit bintang dengan periode 7,2 hari dan 75 hari.

Untuk menemukan planet ini, astronom menggunakan data Eurpean Southern Observatory digabung dengan WM Keck Observatory di Hawaii dan Carnegie Planet Finder-Spectograph di Magellan II Telescope di Chile.

Steven Voght dari Universitas California, Berkeley, mengatakan, penemuan ini memberi petunjuk adanya planet lain yang belum ditemukan, yang mungkin sulit ditemukan dengan teleskop atau wahana antariksa yang ada sekarang.

Source: 1 (dengan pengubahan seperlunya)

No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: