Skip to content

Matahari yang Dilihat dari Planet Pluto. Seperti apa?

24 February 2012

Ternyata banyak sekali artikel yang berhubungan tentang penglihatan matahari dari planet pluto. Seperti apa?

Seorang ahli menggunakan data dari European Southern Observatory (ESO) untuk menciptakan video menampilkan seperti apa matahari jika dilihat dari Pluto. Ingin tahu?

Matahari tampak 1000 kali lebih redup jika dilihat dari Pluto.

Letak Pluto 40 kali lebih jauh dari matahari dibanding Bumi. Dari Pluto, matahari akan tampak seribu kali lebih redup dibanding saat dilihat dari Bumi. Planet kerdil ini sendiri tertutup methan beku dengan atmosfer berkabut termasuk gas methan.

Dari data ESO, diperkirakan permukaan Pluto tertutup lapisan tipis methan beku. Pluto sendiri yang ukurannya seperlima Bumi ini terutama terdiri dari batu dan es. Permukaannya memiliki suhu 220C. namun, atmosfernya lebih hangat.

“Banyaknya methan jelas sekali membuat atmosfer Pluto lebih hangat,” kata Emmanuel Lellouch dari tim studi yang membuat video ini.

Berikut videonya seperti dimuat DM.

Cryogenic high-resolution Infrared Echelle Spectrograph (CRIRES) dan Very Large Telescope (VLT) European Southern Observatory (ESO) kini bisa menyuguhkan data yang memungkinkan ilmuwan untuk mengetahui wajah Matahari dilihat dari Pluto.

Matahari tampak 1000 kali lebih redup jika dilihat dari Pluto.

Pluto diketahui merupakan planet kerdil yang jaraknya 40 kali lebih jauh dari jarak Bumi-Matahari. Benda langit ini sempat dikategorikan sebagai planet di Tata Surya. Karena ukuran dan orbitnya, mulai tahun 2006 Pluto lantas dikategorikan sebagai planet kerdil.

Dengan menganalisis data dari CRIRES dan VLT, ilmuwan mengetahui bahwa Matahari lebih redup 1000 kali jika dilihat dari Pluto. Karena panas yang sampai ke Pluto juga jauh lebih sedikit, permukaan Pluto juga lebih dingin, bersuhu sekitar -220 derajat Celsius.

Ilmuwan juga berhasil menguak lingkungan Pluto dengan data yang sama. Atmosfer Pluto terdiri atas gas metana. Sementara itu, permukaan Pluto mungkin terdiri atas metana beku yang bisa berupa petak kecil maupun lapisan tipis.

Wajah Matahari dan ilustrasi kondisi permukaan Pluto tersebut dibuat dalam bentuk video pada tahun 2009. Meski suhu permukaan Pluto mencapai -220 derajat Celsius, diduga atmosfernya 50 derajat Celsius lebih hangat.

“Dengan banyaknya metana di atmosfer, menjadi sangat jelas mengapa atmosfer Pluo begitu hangat,” ungkap Emmanuel Lellouch, peneliti yang terlibat riset ini, seperti dikutip Daily Mail, Rabu (15/2/2012).

Sementara itu, Hans-Ulrich Kaufl yang juga terlibat penelitian mengungkapkan, “Sangat mengagumkan CRIRES mampu mengukur dengan tepat gas pada objek yang lima kali lebih kecil dari planet kita dan berlokasi di tepian Tata Surya.”

Source: 1 | 2 | Same photo but different source |

No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: