Skip to content

Riset: Soft Drink Pengaruhi Jantung Anak

15 April 2012

Important

Kami tidak dapat bertanggung jawab dan tidak bisa menjamin bahwa informasi kedokteran yang diberikan di halaman ini adalah benar.

Mintalah pendapat dari tenaga medis yang profesional sebelum melakukan pengobatan.

This page in a nutshell (Isi ringkasan)

Kandungan karbohidrat dan gula yang tinggi memengaruhi perkembangan sistem kardiovaskuler.

Anak-anak yang terbiasa mengonsumsi minuman ringan berkarbonasi atau soft drink memiliki risiko tinggi mengembangkan penyakit kardiovaskuler di kemudian hari, berdasar penelitian medis Westmead Millennium Institute.

Menenggak minuman bersoda buruk bagi kesehatan anak dan dewasa.

Menenggak minuman bersoda buruk bagi kesehatan anak dan dewasa.

Dalam penelitian tersebut, gejala awal penyakit kardiovaskuler terdeteksi dari penyempitan pembuluh darah di area mata anak-anak. Penelitian dilakukan dengan mengamati hubungan antara karbohidrat, termasuk gula, dan kesehatan retina anak. 
Hampir 2.000 anak usia 12 tahun terlibat dalam penelitian ini. Mereka menjalani pengambilan gambar retina di Pusat Penelitian Mata di Universitas Sidney. Hasilnya, penyempitan pembuluh darah retina terlihat pada anak-anak dengan asupan lebih dari 274 gram karbohidrat dan gula sehari.

Penelusuran lebih lanjut mengungkap sumber utama karbohidrat dan gula itu adalah minuman ringan berkarbonasi atau soft drink. Dan, kondisi penyempitan retina terparah terlihat pada anak yang mengonsumsi setidaknya segelas soft drink setiap hari.

Jadi Peringatan

Pemimpin penelitian, Bamini Gopinath, mengatakan, kesehatan pembuluh darah retina memberi indikasi akurat terkait kesehatan pembuluh darah seluruh tubuh. “Kami memang perlu melakukan penelitian lebih lanjut, tetapi sudah menjadi peringatan bagi orangtua dan anak untuk mengurangi asupan karbohidrat dan gula,” katanya, yang dikutip Sydney Morning Herald. 

Mengurangi asupan mengandung karbohidrat dan gula tinggi seperti soft drink memainkan peran penting dalam mengurangi risiko penyakit jantung, sekaligus menekan angka kematian dini dalam jangka panjang.

Ahli gizi Rosemary Stanton menambahkan, penelitian tersebut menambah bukti bahwa konsumsi minuman ringan buruk bagi kesehatan secara keseluruhan. “Tidak ada keuntungan dari minuman ringan,” kata Stanton menyoal hasil penelitian yang dipublikasikan dalam American Journal of Clinical Nutrition bulan ini.

Source: 1 | Note: Artikel bertopik Gaya Hidup ini adalah sebuah rintisan (tulisan pendek)

No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: